Pembelajaran Berbasis ICT
Triger Peningkatan Kualitas Pendididkan
|
BANDUNG, MARWITA MAGISWARA – Hasil “Diklat Merdeka Belajar Berbasis ICT” sudah ditunggu teman-teman guru di SD Bruder Dahlia, Pontianak, Kalimantan Barat . Pasalnya ketika berpamitan berangkat ke Bandung, mereka sudah wanti-wanti, bahwa implementasi dari berbagai aplikasi pembelajaran jarak jauh dan bagaimana mengemas materi pembelajaran berbasis ICT sudah lama didiskusikan untuk mengatrol peningkatan kualitas lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Sekolah Bruder tersebut.
“Yayasan kami mempunyai beberapa sekolah di Pontianak dan Singkawang, Kalimantan Barat. Pada Diklat kali ini ada dua bruder yang diutus untuk mengikuti diklat ke Marwita Magiswara, satu bruder dari Pontianak dan satu lagi dari Singkawang. Harapannya setelah kembali ke sekolah asal akan segera mengimplementasikan di sekolah masing-masing. Ke depan terobosan ini ditularkan ke sekolah bruder lainnya yang mempunyai jenjang dari TK, SD, SMP, Hingga SMA.” Ujar Bruder Marten yang diutus bersama bruder rekan dari Singkawang Bruder Riyadi Puji Riyanto.
Diakui untuk memulai selalu tidak mudah. Pasalnya infrstruktur jaringan internet di beberapa sekolah di bawah Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder merupakan bangunan lama. Oleh karena itu, upaya mengimplementasikan pembelajaran berbasis ICT akan diprogramkan secara bertahap. Para guru dengan segala keterbatasan yang dimiliki dilakukan program pembinaan untuk secara bertahap segera memulai pembelajaran berbasis ICT.
Menurut Bruder Marten, rintisan pembelajaran berbasis ICT ini akan menjadi triger untuk pengembangan komponen-komponen sekolah lainnya, khususnya pengembangan bidang sarana dan prasarana. Tidak ada cara lain untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di suatu institusi pendidikan kecuali dengan melakukan upaya inovasi yang terukur, bertahap, dan berkelanjutan ditengah menjamurnya sekolah-sekolah baru berplat merah maupun swasta lainnya. Sun. |
|
|